Pergantian musim di Bali sering kali diikuti dengan peningkatan populasi nyamuk, terutama nyamuk Aedes aegypti pembawa demam berdarah. Selain fogging, ada beberapa langkah mandiri yang bisa Anda lakukan di rumah:
- Prinsip 3M Plus: Menguras tempat penampungan air, menutup rapat tangki air, dan mendaur ulang barang bekas. “Plus” berarti menggunakan lotion anti nyamuk atau menanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender dan serai.
- Perhatikan Kebun: Potong rumput yang terlalu tinggi dan pastikan tidak ada genangan air di lubang-lubang pohon atau talang air yang tersumbat dedaunan.
- Pasang Kawat Nyamuk: Pastikan ventilasi udara memiliki kassa penghalang agar serangga tidak masuk ke dalam rumah saat malam hari.
- Sanitasi Area Dapur: Sisa makanan yang tidak dibersihkan akan memancing kecoa dan semut untuk masuk ke area hunian.
Jika populasi serangga sudah tidak terkendali, layanan misting atau pengasapan ramah lingkungan dari tenaga ahli adalah solusi tercepat untuk mengembalikan kenyamanan hunian Anda.





Tinggalkan Balasan